Anniversary Trip – Belitung Day 1

Tadinya saya rencana kepengen ke Belitung waktu liburan Natal yang lalu. Tapi apa daya harga tiket semuanya selangit gara-gara high season. Dan setelah dipikir-pikir, nggak enak juga kalo pas lagi musim hujan. Akhirnya di-pending dulu lah perjalanan ke Belitung-nya. Pas lagi nyari-nyari tiket buat anniversary trip, tiba-tiba terlintas lagi Belitung, dan harga tiketnya lagi murah! Asik! Maka langsung deh kami book jadwal untuk trip 3 hari 2 malam ini.

Hari pertama saya sama Abang berangkat jam 8.30 pagi naik NAM Air, dan jam 9.30 tiba di Belitung. Ternyata dekat banget dari Jakarta! Terus pas ada pengumuman kita udah landed, bukan dibilang Selamat Datang di Belitung, malah Selamat Datang di Bumi Laskar Pelangi, haha. Seru juga.

Sampai bandara, kami dijemput sama driver tempat kami sewa mobil, yaitu Belitung Indah. Nemunya di Google. Lumayan recommended loh, bapak supirnya ramah (dan jago foto haha), dan harga per harinya pun cukup reasonable. Pilihan pakai driver ini memang tepat sih, soalnya kebayang juga kalau si Abang harus nyetir tiap hari, jarak satu tempat ke tempat lain cukup jauh. Terus karena si bapaknya orang lokal, kami jadi punya tour guide dadakan saat kami pergi ke suatu tempat. Saking seringnya si bapak nemenin turis kali ya ke tempat yang sama, makanya dia hafal banget jalan, sejarah, dan spot foto yang oke–ini paling penting.

Oh iya, satu minggu sebelum kami datang, Belitung lagi dilanda banjir, terutama wilayah timur. Untung airnya cepat surut, tapi beberapa tempat masih ditutup, kayak Kampung Ahok dan Dermaga Kirana di Belitung Timur. Terus kami juga menyurutkan niat untuk datang ke Manggar karena akses jalan dari Gantong ke Manggar masih terputus. Yauwislah. Tapi Alhamdulillah, selama kami di sana, langit selalu cerah dan nggak hujan. Dan untuk para warga yang terkena banjir, mudah-mudahan cepat bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

Tujuan pertama kami adalah Pantai Tanjung Tinggi. Saya udah lama banget mupeng pengen ke sini, yang tentunya gara-gara Laskar Pelangi. Kami sampai sana sekitar jam 11 siang, dan bisa diduga langitnya cerah banget. Kalau difoto cakep banget lah udah kayak lukisan, sayangnya karena tengah hari bolong, makanya kami kepanasan. Tapi ada untungnya juga, karena foto-fotonya jadi sepi dan nggak gantian sama orang. Berasa lagi di private beach hihi.

Selesai futu-futu, kami makan di wilayah Tanjung Kelayang, yaitu RM Lili. Pas banget menghadap laut dan masya Allah, air sama pasirnya jernih banget! Kami pesan ikan ilak bakar bumbu, yang mana bumbunya nendang banget. Pengen nangis saking enaknya.

Selesai makan siang, kami mampir sebentar ke Pantai Tanjung Kelayang, tempat biasanya orang-orang nyebrang ke pulau. Katanya sih ada Pulau Kepayang, Pulau Lengkuas, dan lain-lain yang saya lupa apa aja namanya. Selama kami di sana, kami nggak nyebrang ke pulau. Emang dari awal nggak diniatin sih. Tapi alasan lainnya karena saya takut naik kapal laut. Asli. Saya mending naik pesawat deh daripada kapal 😦

Selesai dari Tanjung Kelayang, kami check in hotel di BW Suite Tanjung Pandan, terus nggak lama kami cus lagi ke Tanjung Tinggi. Untuk apa? Nyebur, dong!

Suasana sore di sana asik banget. Mataharinya udah nggak terlalu panas, dan ombaknya cimit banget, enak banget buat dipake main air. Saya sama Abang sewa perahu karet buat dayung-dayung ke tengah (bari jeung sieun tea, sambil takut-takut), tapi lama-lama seru juga haha.

Setelah puas main air, kami beres-beres dan pulang kembali ke Tanjung Pandan untuk makan malam di Timpo Duluk. Restoran ini emang selalu penuh, jadi dapet tempat aja syukur, apalagi pas malem Minggu.

Timpo Duluk ini desainnya menyerupai rumah adat Belitung, yaitu rumah panggung dan terbuat dari kayu. Dan makanannya pun makanan khas Belitung. Di situ pertama kali saya nyobain kopi susu khas Belitung, dan langsung jatuh cinta. Tapi tunggu cerita selanjutnya ya tentang saya mengunjungi warkop-warkop legendaris di Belitung!

Selesai hari pertama, kami tepar dan kembali ke hotel. Besoknya kami akan perjalanan jauh menuju Belitung Timur. Untuk apalagi kalau bukan mengunjungi sekolah Laskar Pelangi! Lanjut ke post berikutnya ya 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s